Jumat, 23 Oktober 2026

RAUDAH JAMBAK SUTRADARA PERTUNJUKAN SENDRATASIK GURU PATIMPUS JALAN KESATRIA DARI TANAH KARO

Raudah Jambak memang bertindak sebagai sutradara pertunjukan SenDraTaSik “Guru Patimpus” dalam acara Merdang Merdem 2026 di Lapangan Benteng Medan.

Peran Raudah Jambak dalam Pertunjukan

Berdasarkan hasil web, Raudah Jambak tampil sebagai sutradara pertunjukan SenDraTaSik Guru Patimpus pada acara Merdang Merdem 2026
Selain menyutradarai, ia juga tampil sebagai pembaca puisi “Medan Putri”, menunjukkan peran ganda sebagai seniman dan pengarah artistik dalam kegiatan budaya tersebut 

Tentang Pertunjukan SenDraTaSik “Guru Patimpus”

Pertunjukan ini mengangkat kisah Guru Patimpus Sembiring Pelawi, tokoh Karo yang hidup sekitar tahun 1540–1590 dan dikenal sebagai pendiri Kota Medan
Ia membuka kawasan hutan di antara Sungai Deli dan Sungai Babura, yang kemudian berkembang menjadi wilayah Medan modern.Format SenDraTaSik (Seni, Drama, Tari, dan Musik) memungkinkan kisah sejarah ini disajikan secara dramatik dan multidisipliner, sehingga lebih mudah dihayati oleh penonton.

Konteks Acara: Merdang Merdem 2026

Pertunjukan tersebut ditampilkan dalam rangka Merdang Merdem, festival budaya Karo yang rutin digelar sebagai bentuk syukur dan pelestarian tradisi. Lokasinya di Lapangan Benteng Medan, salah satu pusat kegiatan budaya dan publik

Relevansi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Jika pertanyaan Anda mengarah pada konteks ASN, maka pertunjukan ini relevan sebagai:
  • Media edukasi sejarah lokal, terutama tentang pendiri Kota Medan.
  • Contoh pelestarian budaya daerah yang dapat menjadi bagian dari program pembinaan karakter, nilai budaya, atau kegiatan kesenian instansi pemerintah.
  • Inspirasi kegiatan seni pertunjukan yang dapat diadopsi dalam program kebudayaan atau pendidikan karakter ASN
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar